Kamis, 26 November 2009

Tips Belanja Online Aman Lewat Internet

Halo Brow ,

Semoga anda selalu bersemangat...

Baru-baru ini saya mendapat pertanyaan dari seorang teman, bagaimana cara yang aman belanja lewat Internet. Baru saja ia belanja suatu produk, uang sudah di transfer tapi kemudian tidak ada kelanjutannya. Hal inilah yang membuat saya dan banyak Internet Marketer lainnya sedih, kenapa masih ada yang tega menipu orang lain demi keuntungan yang tidak seberapa itu.
Memang di Indonesia, tingkat reliabilitas suatu situs masih sempat diragukan. Walau berdasarkan penelitian terkahir menunjukkan banyak adanya kemajuan, yaitu tingkat kepercayaan publik mulai meningkat seiring kebutuhan orang akan belanja online.
Mau tidak mau belanja online dewasa ini menjadi kebutuhan masyarakat Indonesia, seiring kepercayaan asing mulai meningkat. Terbukti dengan dibukanya lagi keran Payment Gateway Paypal dan situs Affiliate terbesar dunia Clickbank ke Indonesia.
Keuntungan belanja online adalah tidak adanya jarak yang membatasi suatu produk. Orang di pedalaman Kalimantan pun bisa belanja buku atau keperluan lain yang mana mereka pernah pakai di tempat tinggal sebelumnya. Cukup hanya punya jaringan internet saja. Dengan adanya website, seakan tidak ada lagi jarak dan waktu yang menghalangi seseorang mendapat informasi mengenai suatu produk.

Namun, ada segelintir orang yang memanfaatkan situai ini untuk keuntungan mereka pribadi dengan modus penipuan. Seperti apa yang dialami teman saya tadi. Akibatnya bisa membuat orang trauma, apalagi jika diceritakan ke orang lain. Bisa emmbuat citra negatif tentang belanja online.

Beberapa tips belanja online adalah :

Validasi no telepon dan alamat penjual. Minimal lakukan pembicaraan lewat telepon untuk mengetahui seberapa serius dia menjual produk tersebut lewat internet. Jangan lakukan pembayaran jika kita belum menghubungi penjual tersebut. Jika anda tidak sempat menelepon, lakukan SMS.

Jangan membeli dari situs yang tidak ada alamat dengan lengkap, apalagi tidak ada telepon, yang ada hanya alamat email saja. Posisi anda sebagai pembeli, apalagi sudah transfer, sangat lemah. Tidak ada yang bisa dilakukan hanya dengan mengirim email.
Validasi no. telepon dan alamat rumah dengan bertanya lewat telkom 108. Jika tidak ada sambungan tetap, sebaiknya anda tetap memintanya, apakah itu no. rumah atau kantor. Apalagi jika pembelian anda berjumlah besar.

Check pemilik situs tersebut di www.whois.com , situs ini memberitahukan siapa dan dimana pemilik situs. Memang cara ini tidak mutlak benar. Karena sebagian pemilik situs menyerahkan urusan pembuatan website mereka ke web developer, jadi alamat web developer lah yang dipakai untuk mendaftarkan nama situs tersebut. Tapi jika alamat pemilik dan toko nya sama, paling tidak anda bisa mendatangi alamat tersebut jika memang anda ditipu.

Memang cara tersebut di atas tidak menjamin bahwa anda akan 100 % aman dari penipuan. Tapi paling tidak bisa mengurangi resiko anda ditipu mentah-mentah. Apalagi jika jumlah uang yang anda transfer cukup besar. Sayang kan?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar